• Register

Budaya Menanam Masuk Kurikulum Sekolah

Author : admin    

tanam pohonBudaya menanam pohon akan diperkenalkan sejak dini kepada siswa sekolah dengan memasukannya dalam kurikulum sekolah sebagai salah satu upaya mendukung upaya rehabilitasi dan konservasi hutan dan lahan.

Menurut Direktur Rehabilitasi Hutan dan Lahan Kementerian Kehutanan, Billy Hindra, memasukkan budaya menanam pohon dalam kurikulum baik silabus maupun mata pelajaran merupakan salah satu poin penting dalam kesepahaman antara Kementerian Kehutanan dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kesepahaman ini salah satunya untuk mendukung penanaman satu miliar pohon. Penandatanganan nota kesepahaman melibatkan berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari pendidikan usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga pendidikan tinggi. Penyisipan menanam pohon ini segera kami implementasikan.

Tahap awal akan kita berikan pada 1.500 sekolah SMA dan SMK percontohan. Untuk anak usia dini dengan menengah, tentu beda cara penyisipannya. Kemudian, untuk materi pelajaran yang disisipkan juga menyesuaikan. Mungkin awalnya disisipkan dalam mata pelajaran biologi, dan ekstra kurikuler. Saat ini, beberapa sekolah yang sudah menjadi pelopor tumbuhnya budaya menanam, di antaranya SMK 57 Jakarta, SMK 1 Bekasi, SMK 1 Sukabumi, SMK Pacet, dan SMK 2 Subang.

Share on Facebook